Junia Fitri Mayang Sari. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Selasa, 08 Januari 2013

Ekonomi Syariah Menjadi Solusi Perbankan Indonesia

Ketika terjadi krisis ekonomi bank syariah cukup bertahan, karena itu negara-negara lain yang non muslim sudah mulai mengembangkan instrumen-instrumen syariah secara internasional.
Sistem ekonomi syariah awal kehadirannya di Indonesia hanya dijadikan sebagai alternatif solusi krisis moneter, namun saat ini ekonomi syariah tidak lagi hanya sekadar menjadi alternatif, tetapi ekonomi syariah menjadi solusi dalam berbagai persoalan umat manusia. Demikian diungapkan Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) KH Ma’ruf Amin menanggapi peranan ekonomi syariah dalam pertumbuhan ekonomi Nasional.
Saya setuju dengan pendapat tersebut, dengan kondisi perbankan saat ini, maka kita semestinya kita menerapkan sistem ekonomi syariah ini dalam perbankan syariah dengan sungguh-sungguh. Karena sistem ekonomi konvensional yang sudah banyak diterapkan di dunia saat ini yang diuntungkan hanya kelompok tertentu, sehingga cenderung merugikan.
Dengan sistem ekonomi syariah dapat membawa perbaikan dan  kesejahteraan bagi masyarakat. Kita ambil contoh seperti kasus yang terjadi pada tahun 1997 lalu, bank syariah mampu bertahan dengan baik, sedangkan bank konvensional banyak yang mengalami kesulitan.
Lebih lanjut Ma’ruf Amin menjelaskan, ekonomi syariah mengajarkan tegaknya nilai-nilai keadilan, kejujuran, transparansi, antikorupsi, dan eksploitasi. Artinya, misi utamanya menegakkan nilai-nilai akhlak dalam aktivitas bisnis, baik individu, perusahaan, ataupun negara sehingga saling menguntungkan.
Pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia cukup pesat, berdasarkan Tabel 1. Jaringan Kantor Perbankan Syariah yang di ambil dari data Statistik Perbankan Syariah di situs bi.go.id. terlihat bahwa perkembangan perbankan syariah dari tahun ke tahun terus meningkat, sampai akhir Januari 2012 ada sekitar 2.202 lembaga keuangan syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perkembangan perbankan syariah juga ditunjukkan dari meningkatnya aset di perbankan syariah, seperti yang terlihat dari Grafik 1. Aset, DPK, PYD Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah serta Grafik 2. Aset, DPK, PYD Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yang ada di Statistik Perbankan Syariah di situs bi.go.id, meningkatnya jumlah aset dari tahun ke tahun menunjukkan kepercayaan masyarakat dalam penerapan ekonomi syariah dalam perbankan syariah.
Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan perbankan syariah. Dan masyarakat sudah mulai menyadari manfaat dari perbankan syariah ini. Hal itu didukung  dengan data jumlah pekerja di perbanksan syariah yang juga terus meningkat.
Data yang di peroleh dari data Statistik Perbankan Syariah di situs bi.go.id Tabel 5. Jumlah Pekerja di Perbankan Syariah menunjukkan peningkatan pekerja di perbankan syariah yang hingga saat ini ada sekitar 27.887 pekerja. Hal ini menujukkan perkembangan syariah telah menyebar luas dan banyak yang mengaplikasikannya.
Dengan perkembangan ekonomi syariah yang terus meningkat dan kesadaran masyarakat akan manfaat menerapkan ekonomi syariah dalam perbankan ini akan menjadi solusi terbaik dalam perekonomian, karena perbankan merupakan salah satu kegiatan usaha yang paling dominan dan yang berpengaruh dalam perekonomian.
Sistem ekonomi syariah akan otomatis menjadikan rakyat sebagai prioritas, dan pemerintah berkewajiban memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar rakyatnya. Penangan bank syariah dikelola oleh BI secara terpisah dengan bank konvensional. Prinsip pemisahan ini disebut dual-banking system (sistem perbankan ganda). Dihadirkan dual banking system untuk menghadirkan alternatif jasa perbankan yang semakin lengkap. Prinsip perbankan syariah memberikan sistem yang saling menguntungkan, serta menonjolkan aspek keadilan bertransaksi, investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi, menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan.
Dengan semakin sadarnya masyarakat akan manfaat ekonomi syariah dalam hal ini mengenai aspek perbankan syariah akan memberikan efek positif dan makin memajukan perekonomian Indonesia. Dan dari data perkembangan perbankan syariah, saya optimis perbankan syariah akan terus maju dan berkembang yang kemudian menjadi dengan menerapkan ekonomi syariah, maka akan menjadi solusi bukan alternatif dalam perekonomian.

Senin, 07 Januari 2013

Software Menghafal Al Qur'an : Juz30 2.2

ScreenShot004

Juz30 2.2 merupakan software yang dibuat untuk membantu kaum muslimin dalam menghafal Al Qur'an.  Kenapa demikian? karena software ini dapat mengulang-ulang 1 ayat, 2 ayat, atau berapapun ayat yang kita pilih. Sebagaimana yang kita ketahui, diantara hal yang akan memudahkan kita dalam menghafal Al Qur'an adalah dengan membaca dan mendengarkan ayat yang sama berkali-kali sampai benar-benar hafal baru melanjutkan ke ayat berikutnya.  Mari kita simak kelebihan dari software Juz30 2.2 ini:

1.  Pada layar utama, ayat Al Qur'an yang ditampilkan adalah satu ayat saja. Sehingga kita bisa fokus menghafal ayat tersebut.

2. Di bawah ayat tersebut disediakan pula terjemah nya. Ini juga akan memudahkan kita dalam menghafalkan Al Qur'an. Karena memahami makna ayat adalah salah satu hal yang memudahkan kita dalam mengingat nya. Ada beberapa terjemah yang bisa kita unduh termasuk bahasa Indonesia, Inggris, Dll.

3. Tersedia fitur mengulangi 1 ayat sebanyak yang kita inginkan. Kita juga bisa mengatur beberapa ayat yang ingin kita putar berkali-kali. Misalkan kita ingin memantapkan hafalan ayat ke 1-5. Maka kita bisa mengulang-ulang ayat 1-5 sebanyak yang kita inginkan.

4.  Tersedia Tilawah Al Quran dari 3 Qari: Syaikh Misyari Rasyid Al Afasy, Mahmud Khalil Al Khusary, dan Abdullah Bafsar.

Silahkan download  software islami menghafal Al Quran ini di sini:

http://www.imaanstar.com/downloads/download.php?file=juz30_v22.exe

atau di sini:

http://www.ziddu.com/download/10591612/juz30_v22.exe.html

Untuk menambahkan fitur Tilawah dan Terjemah silahkan unduh di sini:

http://www.imaanstar.com/juz30.php

Semua file hasil unduhan berformat .exe yang dapat dijalankan langsung dengan cara melakukan double klik. Selanjutnya langkah nya sama seperti menginstall software di windows pada umum nya.
NOTES: Server imaanstar kurang stabil. Pengalaman ane ketika mengunduh software ini sering putus di tengah-tengah download. Diantara 3 qari yang ada, Tilawah Abdullah Bafsar yang paling stabil. Jadi ane sarankan unduh tilawah yang ini dulu, baru yang lain.  Tilawah 30 Juz Abdullah Bafsar berukuran 300 MB. Jika anda memiliki bandwith yang kecil, anda bisa memesan CD ke kami (Biaya ganti ongkos bandwith, Cd dan burning Rp. 7.500/CD)

Sabtu, 05 Januari 2013

Peluang dan Prospek Pekerjaan di Perbankan Syariah

Perbankan syariah merupakan salah satu jenis perbankan yang melakukan kegiatan perbankannya berdasarkan syariah islam. Yang membedakan bank syariah dan bank konvensional adalah prinsip dan karakteristik sumber dana (soure of fund) dan penyaluran dana (use of fund). Prinsip yang diterapkan dalam bank syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum islam. Prinsip-prinsip tersebut antara lain: prinsip bagi hasil (mudharabah), prinsip penyertaan modal (musharakah), prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah), prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah), dan prinsip pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina). Selain menerapkan prinsip syariah, bank syariah juga menerapkan prinsip demokrasi ekonomi dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan kegiatan usahanya.
Berikut ini adalah perbandingan antara bank syariah dan bank konvensional :
Bank Syariah Bank Konvensional
Melakukan hanya investasi yang halal menurut hukum islam Melakukan investasi baik yang halal atau haram menurut hukum islam
Memakai prinsip bagi hasil, jual-beli, dan sewa Memakai perangkat suku bunga
Berorientasi keuntungan dan falah (kebahagiaan dunia dan akhirat sesuai ajaran islam) Berorientasi keuntungan
Hubungan dengan nasabah dalam bentuk kemitraan Hubungan dengan nasabah dalam bentuk kreditur-debitur
Penghimpunan dan penyaluran dana sesuai fatwa Dewan Pengawas Syariah Penghimpunan dan penyaluran dana tidak diatur oleh dewan sejenis
Di Indonesia, perbankan syariah berkembang cukup pesat akan tetapi total asetnya masih dibawah bank konvensional. Berdasarkan data Statistik Perbankan Syariah, Januari 2012 yang dipublikasi oleh Bank Indonesia, jumlah perbankan syariah di Indonesia terdiri dari 11 bank umum syariah dengan jumlah kantor 1.435, 24 Unit Usaha Syariah dengan jumlah kantor 378, dan 155 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dengan jumlah kantor 389. Jadi, saat ini jumlah keseluruhan kantor perbankan syariah di Indonesia berjumlah 2.202 kantor. Kantor-kantor perbankan syariah ini tersebar di seluruh Indonesia dan terbanyak tersebar di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Perkembangan yang pesat perbankan syariah ini juga terus-menerus mendorong bertambahnya jumlah perbankan syariah maupun kantornya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

pentingnya membaca
pentingnya membaca
pentingnya membaca
pentingnya membaca
pentingnya membaca
pentingnya membaca